Steam merupakan game market yang dikembangkan oleh
Valve. Pada awalnya, Steam hanya diperuntukan bagi game besutan Valve saja,
namun hal ini berubah di tahun 2005 ketika beberapa developer game mulai
menjual game mereka di Steam. Setiap orang yang mempunyai akun bisa
men-download game, baik berbayar ataupun gratis. Namun yang menjadi masalah
adalah game selalu berukuran besar, sehingga proses download tentunya akan menghabiskan
waktu bahkan kuota Internet Anda.
Namun, fail moment lain yang terjadi adalah ketika
Anda sudah menginstall banyak game di Steam, lalu komputer Anda harus install
ulang (yang mungkin karena terkena virus). Tentunya sangat tidak nyaman apabila
game yang sangat besar itu ternyata hilang begitu saja bersama dengan virus
yang menginfeksi komputer Anda.
Untuk mengatasi kehilangan game di Steam, mungkin Anda
perlu memanfaatkan fasilitas backup and restore yang sudah disediakan oleh
Steam maupun secara manual, yang akan penulis bahas di tulisan ini.
Menggunakan Fasilitas yang Disediakan oleh Steam
Buka Steam seperti biasanya. Secara default Steam akan
melakukan pengecekan update ketika komputer Anda terhubung pada internet. Namun
jika Anda ingin melewati bagian ini, tentu saja cukup menjadikan komputer Anda
offline (misal: cabut dari WiFi jaringan). Pilih pada menu ‘Steam’ yang
terletak pada pojok kiri atas launcher Steam Anda.
1. Pilih ‘Backup
and Restore Games…‘, sehingga muncul notifikasi ‘what would you like to do?‘.
Akan ada 2 pilihan, jika Anda ingin mem-backup, pilih pada bagian
pertama yaitu “backup currently installed programs“. Klik Next untuk
melanjutkan.
2. Pada bagian
ini akan ditampilkan kesuluruhan game di Steam Anda. Centang saja game yang
akan Anda backup, maka otomatis pula ditampilkan kapasitas kebutuhan media
penyimpanan untuk mem-backup game.
3. Di langkah
berikutnya, Anda akan menentukan partisi untuk menyimpan game Anda. Penulis
menyarankan untuk menyimpan hasil backup game di direktori berbeda dari tempat
Anda menginstall Steam. Sebab jika sewaktu-waktu meng-uninstall Steam, maka
secara otomatis direktori dan seluruh file pada folder instalasi Steam akan
terhapus.
4. Terdapat
pilihan untuk menyimpan pada external drive seperti CD atau DVD pada langkah
selanjutnya, namun jika Anda tidak menginginkan mem-backup-nya pada external
drive, Anda tinggal klik ‘Next’ dan proses backup pun akan berjalan.
Langkah di atas pun
juga berlaku bila Anda ingin melakukan Restore. Bedanya adalah, pada langkah pertama Anda cukup pilih menu ‘Restore Previous Backup’ lalu memilih direktori
tempat penyimpanan backup Anda.
Dengan Cara
Manual
Copy folder game Anda, yang secara default biasanya
terdapat di Steam\SteamApps\common. Selain itu, Anda juga harus meng-copy app
manifest yang berada di Steam\SteamApps. app manifest merupakan tanda pengenal
dari aplikasi yang ter-install di Steam. Anda juga dapat melihat secara lengkap
list app manifest di wiki valve developers. Ketika proses copy telah selesai,
itu berarti proses backup Anda juga sudah selesai.
Untuk melakukan restore, Anda pun juga cukup
melng-copy kembali hasil backup Anda ke direktori tempat Anda meng-install
Steam. Jangan lupa untuk meng-copy kedua hal penting di atas, yaitu folder game
dan app manifest. Berikutnya buka kembali Steam Anda seperti biasa, cari game
yang sudah Anda tambahkan(DotA2 misalnya), lalu klik Install. Sebagian update
memang tetap harus di-download, namun pada dasarnya kesuluruhan game sudah
terinstall, sehingga Steam Anda tidak men-dowload game dari awal.
Sangat mudah, bukan? Sebenarnya cara ini tidak hanya untuk
mem-backup di komputer Anda saja, namun juga bisa Anda gunakan untuk sharing ke
teman Anda. Sharing is caring! Selamat mencoba!

0 Komentar untuk "Cara Backup dan Restore Game Steam Anda dengan Mudah"